Posted by: electrozone | November 9, 2010

SISTEM KOMUNIKASI SATELIT

Perjalanan rombongan study lapangan jurusan elektro EL 32 03 Institut Teknologi Telkom  Bandung ke Stasiun Pengendali Utama Satelit yang ada di Cibinong  Bogor, membuat ku tertarik untuk memberikan gagasan pendapat tentang system komunikasi telekomunikasi Indonesia. Beberapa kritik dan gagasan yang saya dapatkan buah study lapangan tersebut.

Komunikasi satelit adalah satelit buatan yang di pasang di angkasa dengan tujuan telekomunikasi mengunakan radio pada frekuensi gelombang mikro.

Jenis – jenis Satelit

Satelit astronomi adalah satelit yang digunakan untuk mengamati planet, galaksi,

dan objek angkasa lainnya yang jauh.

Satelit komunikasi adalah satelit buatan yang dipasang di angkasa dengan tujuan

telekomunikasi menggunakan radio pada frekuensi gelombang mikro. Kebanyakan satelit

komunikasi menggunakan orbit geosinkron atau orbit geostasioner, meskipun beberapa

tipe terbaru menggunakan satelit pengorbit Bumi rendah.

Jenis-jenis Orbit

Banyak satelit dikategorikan atas ketinggian orbitnya, meskipun sebuah satelit bisa

mengorbit dengan ketinggian berapa pun.

  • · Orbit Rendah (Low Earth Orbit, LEO): 300 – 1500km di atas permukaan bumi.
  • · Orbit Menengah (Medium Earth Orbit, MEO): 1500 – 36000 km.
  • · Orbit Geosinkron (Geosynchronous Orbit, GSO): sekitar 36000 km di atas

permukaan Bumi.

  • · Orbit Geostasioner (Geostationary Orbit, GEO): 35790 km di atas permukaan

Bumi.

  • · Orbit Tinggi (High Earth Orbit, HEO): di atas 36000 km.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: